Diombang-ambing Birokrasi
Sedikit cerita tentang saya sudah. Tentunya seputar profesi saya sebagai caretaker aka housemaid aka pembantu rumah tangga di Hong Kong. Masih banyak sih cerita-cerita seru lainnya. Tahan dulu ya! Saya pasti menuliskannya nanti.
Ada hal lain yang lebih menarik. Kehidupan BMI aka TKW Hong Kong pada umumnya! Ini yang seru. Yang pertama-tama sekali tentang birokrasi. Nah ini dia. Bukan rahasia lagi kalau yang namanya TKW itu selalu mendapat kesulitan kala berurusan sama yang namanya birokrasi. Nggak di tanah air, nggak di negara penempatan semua petugas penyelenggara pemerintahan selalu mempersulit.
Ini bukan sekedar isapan jempol, gosip dan mengada-ada. Saya mengalaminya sendiri. Dan nasib yang sama dialami sebagian besar TKW adalah sama. Dipermainkan oleh birokrasi!
Tanggal 9 Januari 2010 saya ke KJRI. Keperluan saya waktu itu guna memperpanjang masa berlaku passpor. Berjam-berjam lamanya saya menunggu dilayani. Antrian luar biasa panjangnya. Setengah iseng saya lari melewati antrian. Saya penasaran kok ini antrian tidak jalan sama sekali. Saya ingin tahu apa yang terjadi di loket pelayanan pengurusan passpor.
Melewati tangga yang berkelak-kelok saya diteriaki mbak-mbak yang sedang antri; "wooyy, jangan main potong antrian seenak udelmu gituu! Huuuuuuu...!"
Mereka tidak tahu sih, saya punya misi tertentu melakukan itu. Buka mau menyerobot. Tapi ingin melihat fakta yang terjadi.
Dan sungguh terkejutnya saya, ketika kaki saya berhasil mencapai pintu ruang pelayanan yang terletak di lantai dua Kantor KJRI di Causeway Bay itu. Ya Allah Ya Robbi, loketnya cuma satu yang dibuka. Sementara dua loket lainnya ditutup. Toloooongg pak Menteri Luar Negeri, bagaimana sistem kerja anak buahmu ini?
Yang antri ratusan orang sampai ke jalan besar, e yang melayani hanya satu orang. Coba apa namanya kalau nggak kebangetan. Mending ramah tuh petugas, galaknya melebihi polisi patroli.
Hmm.. Ini belum seberapa. Masih banyak cerita tentang buruknya sistem pelayanan KJRI Hong Kong. Ingin tahu? Simak di tulisan berikutnya!
Ada hal lain yang lebih menarik. Kehidupan BMI aka TKW Hong Kong pada umumnya! Ini yang seru. Yang pertama-tama sekali tentang birokrasi. Nah ini dia. Bukan rahasia lagi kalau yang namanya TKW itu selalu mendapat kesulitan kala berurusan sama yang namanya birokrasi. Nggak di tanah air, nggak di negara penempatan semua petugas penyelenggara pemerintahan selalu mempersulit.
Ini bukan sekedar isapan jempol, gosip dan mengada-ada. Saya mengalaminya sendiri. Dan nasib yang sama dialami sebagian besar TKW adalah sama. Dipermainkan oleh birokrasi!
Tanggal 9 Januari 2010 saya ke KJRI. Keperluan saya waktu itu guna memperpanjang masa berlaku passpor. Berjam-berjam lamanya saya menunggu dilayani. Antrian luar biasa panjangnya. Setengah iseng saya lari melewati antrian. Saya penasaran kok ini antrian tidak jalan sama sekali. Saya ingin tahu apa yang terjadi di loket pelayanan pengurusan passpor.
Melewati tangga yang berkelak-kelok saya diteriaki mbak-mbak yang sedang antri; "wooyy, jangan main potong antrian seenak udelmu gituu! Huuuuuuu...!"
Mereka tidak tahu sih, saya punya misi tertentu melakukan itu. Buka mau menyerobot. Tapi ingin melihat fakta yang terjadi.
Dan sungguh terkejutnya saya, ketika kaki saya berhasil mencapai pintu ruang pelayanan yang terletak di lantai dua Kantor KJRI di Causeway Bay itu. Ya Allah Ya Robbi, loketnya cuma satu yang dibuka. Sementara dua loket lainnya ditutup. Toloooongg pak Menteri Luar Negeri, bagaimana sistem kerja anak buahmu ini?
Yang antri ratusan orang sampai ke jalan besar, e yang melayani hanya satu orang. Coba apa namanya kalau nggak kebangetan. Mending ramah tuh petugas, galaknya melebihi polisi patroli.
Hmm.. Ini belum seberapa. Masih banyak cerita tentang buruknya sistem pelayanan KJRI Hong Kong. Ingin tahu? Simak di tulisan berikutnya!

thank's sharing infonya..
BalasHapuswww.kiostiket.com